Chelsea Tidak Ingin Semakin Memperkeruh Suasana

Perihal kepergian sang bintang utama klub Chelsea yaitu Eden Hazard, Chelsea tidak ingin semakin memperkeruh suasana. Dengan mengambil resiko kehilangan Maurizio Sarri lagi, kondisi yang sangat tidak stabil pada saat seperti ini. Dikhawatirkan oleh Chelsea akan berdampak buruk untuk klub.

Chelsea yang saat ini tengah terancam tidak akan bisa membeli pemain pada bursa transfer, apabila banding yang mereka lakukan di CAS terkait persoalan larangan transfer tersebut tidak dikabulkan.

Dengan kondisi yang buruk pada saat seperti ini, Chelsea akhirnya berubah pikiran untuk melepas Maurizio Sarri. Mereka memutuskan dan menyatakan akan tetap mempertahankan Maurizio Sarri hingga mmusim depan.

Hal ini sangat kontras dan berbanding terbalik dengan pernyataan mereka yang pada sebelumnya. Jika mereka akan melepas Maurizio Sarri sebelum 2018/2019 berakhir. Terlepas dari apa pun hasil yang akan didapatkan nantinya oleh the Blues.

Sementara disisi lain, Presiden Juventus sendiri Andrea Agnelli secara langsung berhadapan dengan Sarri untuk melakukan negosiasi. Hasil dari negosiasi tersebut pun tampaknya sangat positif, yang pada akhirnya mencapai kesepakatan dengan pihak Sarri.

Hanya saja sangat disayangkan pihak dari Juventus sendiri sedang menunggu keputusan dari Chelsea. Karena Sarri sendiri masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga Juni
2020. Maurizio Sarri sendiri pun sepertinya tidak dapat berbuat banyak karena masih terikat kontraknya dengan Chelsea tersebut dan masa depannya saat ini bergantung dari keputusan Chelsea nantinya. Baik Juventus dan Sarri hanya dapat menunggu keputusan dari Chelsea saja apakah mereka akan melepaskannya atau tidak.

Namun sepertinya Chelsea sudah berubah pikiran untuk tidak jadi melepas Sarri, ada saja alasan yang mereka sebutkan. Salah satunya, karena Maurizio Sarri dinilai sudah berhasil dan memenuhi target yang telah ditetapkan oleh Chelsea. Karena telah berhasil menembus empat besar klasemen akhir Premiere League 2018/19. Chelsea berada pada posisi ke-3 klasemen akhir dan akan tampil pada Liga Champions musim depan. Hal inilah yang dinilai membuat Chelsea menjadi ragu untuk melepas Maurizio Sarri, pelatih berusia 60 tahun tersebut.