Roger Milla Pemegang Rekor Piala Dunia Yang Patut Dibanggakan

 

Karir Roger Milla – Di dalam dunia sepak bola, pemain yang bisa meroket pada usia remaja itu memang sudah biasa. Lantas, bagaimanakah jika seseorang baru mencapai puncak kariernya disaat usia yang sudah senja. Tentunya hanya ada beberapa pemain saja yang mengalami situasi seperti ini dalam sejarah persebakbolaan. Roger Milla termasuk dalam salah satu diantaranya. Seorang striker legendaris yang berasal dari Kamerun ini bahkan bisa dibilang sebagai pemain yang begitu fenomenal sekali.

Pemain sepak bola Roger Milla ini mencuat pada piala dunia 1990 saat usianya sudah menginjak sekitar 38 tahun. Beliau memang seorang figur utama yang berada di balik keberhasilan Kamerun dengan mengukir suatu rekor yang abadi yakni sebagai tim Afrika pertama yang bisa meraih perempat final dalam piala dunia. Tentunya prestasinya ini sangatlah luar biasa dan membanggakan sekali. Padahal saat itu beliau tercatat telah membela sebuah klub yang berkategori amatir yakni Saint-Pieroise yang mana berasal dari negara Koloni, Prancis.

Negara ini merupakan satu pulau yang terbilang kecil terletak di Samudera Hindia sebelum terasing pada Saint-Pierroise, Milla ini telah malang-melintang dalam memperkuat sekitar enam klub yang berbeda. mulai dari Monaco (1979 hingga 1980), Bastia (1980 hingga 1984), Saint Etienne (1984 hingga 1986), Leopards Douala (1970 hingga 1974) dan Tonnerre Yaounde (1974-77) di Kamerun hingga Valenciennes (1977 hingga 1979), dan Montpellier (1986 hingga 1989) di Prancis.

Tentunya periode karir Roger Milla ini bisa dibilang berada di luar pantauan media global hingga bersinar terang pada piala dunia tahun 1990. Bahkan ia juga sempat mengungkapkan ingin pensiun dari tim nasional Kamerun selepas ia menjuarai Piala Afrika 1988. Pada saat itu, Roger Milla memang pernah gantung sepatu selepas membela Panji Kamerun selama kurang lebih 13 tahun lamanya dan ia juga sudah mempersembahkan dua trofi Piala Afrika pada tahun 1984 dan juga 1988. Testimoni dari perpisahannya ini disaksikan kurang lebih 100.000 penonton yang ada di Douala dan Yaounde.  Berselang sekitar dua tahun kemudian, ia pun mendapatkan suatu panggilan untuk bisa membela negara pada piala dunia di tahun 1990.

Konon kabarnya, Presiden dari Kamerun ini yang bernama Paul Biya sampai mengajukan permintaannya secara pribadi supaya sang pemain bisa turun gunung. Akhirnya Roger Milla yang sudah berusia 38 tahun ini sanggup memenuhi panggilan dari Timnas Kamerun. Keputusan yang sudah diambil ini tentu saja mampu berbuah manis dikarenakan namanya sudah muncul pada berbagai surat kabar International setiap kali ia lakukan selebrasi gol legendaris berupa tarian Lambada yang ada di pojok lapangan. Tentunya pemain sepak bola Roger Milla ini salah satu pemain legendaris yang patut kita banggakan kiprahnya dalam dunia sepak bola