Sejarah Pesepakbola Omar Sivori Yang Terkuak Hingga Akhir Hayatnya

Omar Sivori, dalam catatan sejarah pemain sepakbola telah terlahir dari keluarga Argentina Italia ( 2 Oktober 1935 – 17 Februari 2005 ). Sivori adalah seorang mantan  pemain  dan manager sepakbola dimana namanya terkenal saat membela klub Juventus di tahun 1950-1960an.

Namanya mewarnai info sepakbola dunia karena bakatnya itu sangatlah diakui bahkan hingga sukses memenangkan gelar sebagai pemain terbaik Eropa tahun 1961. Dalam catatan sejarah pemain sepakbola, sosok Sivori dikenal sebagai pribadi yang mempunyai kemampuan mencetak gol kanan maupun kiri. Disamping itu, ia tak jarang membuat gol melalui kepalanya meski perawakannya tergolong relatif pendek.

Karir klubnya dimulai dari klub River Plate saat masih belia dimana ia tertarik pada permainan sepak bola. Saat itu pula ia berkesempatan masuk ke dalam skuad. Sejarah pemain sepakbola atas sosok Sivori berlanjut bersama tergabungnya dengan klub Juventus yang saat itu masih berusia 21 tahun.

Kala itu, Juventus mendatangkan Sivori dengan nilai biaya transfer yang tercatat dalam sejarah pemain sepakbola sebagai biaya transfer yang paling mahal di dunia.  Biaya transfer tersebut adalah sebesar 10 juta Peso atau setara dengan £ 91.000.

Bersama Juventus, ia berhasil menendang gol sebanyak 167 gol melalui 253 pertandingan di seluruh kompetisi. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai seorang pencetak gol paling banyak ke-5 di klub Juventus tahun 2011. Selain itu, ia juga memecahkan rekor sebagai pemegang gol paling banyak Juventus pada satu kompetisi saat melawan Inter Milan pada history 10 Juni 1961.

Savori lalu bergabung dengan Napoli dan membantu finis ke-3 musim itu. Bahkan mereka memenangkan Coppa delle Alpi. Ia lalu melanjutkan karir internasionalnya bersama Argentina dan mewakilinya 18 kali dengan 9 gol. Ia juga membantu dalam kesuksesan kejuaraan Copa América  1957  di Peru.

Selama tahun itu, Argentina mendominasi pertandingan di Copa Amerika termasuk kemenangan melawan Kolombia 8-2 serta 3-0 melawan Brasil. Setelah itu, ia pindah bergabung dengan Italia di tahun 1957. Manajerial karir Sivori dilanjutkan dengan pensiunnya dari lapangan tahun 1969 lalu mengambil karir sebagai pelatih River Plate, Vélez Sarsfield, Racing Club, Estudiantes de La Plata dan Rosario Central.

Sivori mengambil alih Timnas sepak bola Argentina dari tahun 1972 sampai 1974 dan

meloloskan tim ini ke Piala Dunia FIFA 1974. Tepat di bulan Maret 2004, ia terdaftar dalam 125 deretan pemain terbaik sepanjang masa versi Pele sekaligus Fifa 100 di tahun berikutnya pada Februari 2005. Di usianya yang ke-69, ia menghembuskan nafas terakhirnya karena serangan penyakit kanker pankreas tepatnya di 17 Februari 2005. Karir dan hidupnya tercatat tak pernah keluar dari dunia sepak bola hingga akhir hayatnya